Senin, 12 November 2012

Tugas KK 1

1. Cari informasi di internet tentang cara men-solder yang benar (lebih baik yang ada gambarnya)

2. Cari informasi di internet bagaimana cara mengecek kapasitor apakah masih dalam kondisi baik / buruk dengan menggunakan Multitester.

3. Terangkan tentang transistor dan kaki-kaki pada transistor (disertai gambar)

4. Cari informasi di internet bagaimana cara mengecek transistor apakah masih dalam kondisi baik / rusak

5. Bagaimana cara mengecek/mengetahui kapasitas menggunakan Multimeter komponen berikut :

a. Resistor 
b. kapasitor
c. transistor

jawab :

1.
1. Bersihkan PCB dan Kaki Komponen
Bersihkan bagian-bagian yang akan disolder baik itu PCB maupun kaki komponen elektronika dengan ampelas halus atau pisau sehingga lapisan-lapisan cat, gemuk atau oksida tersingkirkan. Bila menggunakan kawat montase berisolasi (misal; kawat email) maka kelupaslah dulu isolasinya sepanjang 6-7mm kemudian ujung kawat dilapis dengan timah.

2. Memasukan Komponen Elektronika pada PCB
Kawat kaki komponen dimasukan pada lubang PCB dan bengkokan dengan tang sehingga terdapat pengait mekanis untuk menjaga posisi komponen. Ujung kawat yang berdiameter besar harus dipasang sedemikian rupa sehingga penyolderan dapat dilakukan dengan baik.

3. Mengatur Posisi PCB
Aturlah posisi PCB dan titik solderan sehingga cairan timah dapat mengalir sendiri ke titik yang diinginkan dengan bantuan gravitasi bumi.

4. Memanaskan PCB dan Kaki Komponen
Letakan bagian datar dari ujung solder ke sisi yang lebar pada PCB sehingga penyaluran panas terjadi melalui permukaan yang paling luas.

5. Menambahkan Timah pada Titik Solderan
Berikan timah pada titik solderan dan usahakan lapisan kolophonium lebih dulu mencair baru kemudian timah. Jumlah timah yang dilebur pada titik solderan tidaklah harus memenuhi lingkaran pad PCB.

6. Menarik Timah Solder
Setelah jumlah timah yang meleleh dirasa cukup, singkirkan timah dari titik solderan. Tahan ujung solder pada titik solderan sampai timah meresap pada semua bagian solderan. Setelah itu tarik ujung solder dari titik solderan dan biarkan beberapa saat untuk proses pendinginan.

7. Mendinginkan Titik Solderan
Selama pendinginan, titik penyolderan tidak boleh terguncang untuk menghindari penyolderan dingin. Penyolderan dingin dapat dilihat dari permukaan timah pada titik solderan yang menjadi buram.

8. Penyolderan Dingin
Penyolderan dingin juga dapat terjadi akibat ujung solder yang kurang panas, terlalu cepat ditarik dari titik penyolderan dan kualitas timah yang jelek. Timah terlihat menempel berupa tetesan pada PCB, solderan seperti ini sangatlah rapuh.

9. Perbaikan Solderan Dingin
Penyolderan dingin bisa saja terjadi maka untuk mengatasinya lakukan pemanasan menggunakan ujung solder pada titik solderan yang akan diperbaiki kemudian tambahkan timah hingga timah meresap pada titik solderan. Ketika dingin pastikan permukaan titik solderan licin dan mengkilap.
10. Perhatikan!
Untuk menyolder komponen semikonduktor gunakanlah solder yang panas dan lakukan dengan cepat. Hindari menggunakan solder yang dingin yang justru membuat proses penyolderan menjadi lebih lama kecuali dalam kondisi tertentu yang mengharuskan menggunakan solder yang lebih dingin.

 



Cara pemasangan komponen pada PCB, yaitu dengan cara menacapkan kaki-kaki komponen tersebut pada lobang yang sudah disediakan pada PCB. Setelah di tancapkan, bengkokkan kakinya + 45o supaya komponen tersebut tidak terlepas dan untuk mempermudah pada waktu menyoldernya.
Solderan yang baik adalah solderan yang berbentuk gunung dengan ketinggian+ 0,75 mm
Pemeriksaan 
Setelah semua komponen di solder, proses terakhir adalah memeriksa jangan sampai ada solderan yang kurang baik atau komponen yang rusak akibat panas dari solder. Juga memerika jalur-jalur yang ada pada PCB jangan sampai ada yang rusak atau saling berhubungan akibat lelehan tinol yang akan mengakibatkan hubungan pendek
Pelapisan
Proses terakhir setelah semua proses di atas selesai adalah memberi lapisan terutama pada bagian bawah PCB yang ada soldernya dengan bahan yang bersifat isolator, misalnya cat/vernish. Hal ini dilakukan supaya rangkaian tadi terhindar dari korosi akibat oksidasi.

2.  Sebenarnya tujuan daripada pengukuran kapasitor / kondensator elektrolit atau Elcoadalah untuk mengetahui keadaan daripada kapasitor / kondensator itu apakah bocor atau rusak atau masih baik. Dan nilai kapasitor/ kondensator elektrolit atau Elco bisa kita baca pada badannya. Selanjutnya langkah-langkah pengujian kapasitor / kondensator elektrolit atau Elco ini adalah sebagai berikut :

1. Pertama-tama putarlah saklar multimeter pada posisi R (R x 1) atau sesuai dengan yang kita kehendaki.
2 Multimeter boleh distel pada nol Ohm atau tidak.
3. Kabel yang hitam ditempelkan pada kaki (+) dan kabel yang merah ditempelkan pada kaki (-) kapasitor / kondensator elektrolit atau Elco.
4. Kemudian selanjutnya perhatikanlah gerakan jarum multimeter pada skala :
- Bila jarum multimeter itu bergerak ke kanan dan kembali ke kiri (seperti semula) berarti kapasitor / kondensator baik
- Bila jarum multimeter itu bergerak ke kanan dan kembali ke kiri tetapi tidak penuh berarti kapasitor / kondensator itu setengah rusak atau aus
- Bila jarum multimeter itu bergerak ke kanan dan berhenti maka kapasitor / kondensator itu bocor
- Bila jarum itu tidak bergerak sama sekali maka berarti kapasitor / kondensator itu sudah putus sama sekali


3. Transistor adalah semikonduktor yang memiliki peranan yang sangat penting dalam dunia elektronik analog ataupun digital. Komponen ini mempunyi banyak fungsi dalam dunia elektronik, diantaranya sebagai penguat, switching (saklar), modulasi signal, stabilitas tegangan dll. Bahkan seiring dengan perkembangan teknologi yang saat ini semakin pesat, transistor saat ini juga telah mengalami perkembangan di segi fungsinya, dia sekarang telah dapat digunakan sebagai memory, dan pemroses isyarat getaran-getaran listrik dalam dunia prosesor komputer. Bukan hanya itu, transistor juga telah mengalami perkembangan dilihat dari segi bentuk, karena saat ini satu buah transistor telah berhasil diciptakan dalam ukuran super kecil, yaitu hanya dalam ukuran nano mikron (transistor yang dikemas dalam prosesor komputer).

Secara umum jenis transistor dibedakan menjadi dua macam yaitu jenis NPN dan PNP. Transistor memiliki tiga kaki yang memiliki fungsi dan nama berbeda, yaitu Basis (B), Emitor (E), dan Colector (C). Dalam dunia elektronik, transistor juga memiliki jelajah tegangan kerja dan frekwensi yang sangat lebar. Penggunaan transistor dalam rangkaian analog sebagai amplifier, switch, stabilitas tegangan,dll. Dalam rangkaian digital digunakan selain sebagai saklar yang memiliki kecepatan tinggi juga digunakan sebagai pemroses data yang akurat dan sebagai memory.

Cara kerja transistor.
Prinsip dasar dari kerja transistor adalah tidak akan ada arus antara colektor dan emitor apabila pada basis tidak diberi tegangan muka atau bias. Bias pada basis ini biasanya diikuti dengan sinyal-sinyal atau pulsa listrik yang nantinya hendak dikuatkan, sehingga pada kolektor, sinyal yang di inputkan pada kaki basis telah dikuatkan. Kedua jenis transistor baik NPN ataupun PNP memiliki prinsip kerja yang sama.

Transistor memiliki 3 buah kaki yang tidak boleh terbalik dalam pemasangannya dirangkaian elektronika. Kaki transistor ada 3 buah yaitu basis, emitor dan kolektor, untuk mengetahui kaki-kaki transistor tersebut dapat melihat data sheet atau menggunakan multimeter. Secara umum transistor dikemas dalam beberapa varian yg sudah dapat dipastikan tiap kakinya secara kasat mata.

 Berikut adalah referensi bentuk kemasan transistor yang langsung dapat kita ketahui kaki basis, kolektor dan emeitor tanpa harus menentukannya dengan alat ukur.





Apabila kita tidak memiliki gambar referensi kemasan transistor diatas maka dapat menetukan kaki transistor dengan multimeter. Menentukan kaki transistor dimulai dengan menentukan kaki basis sekaligus menentukan jenis transistor yang dilakukan dengan seting multimeter pada Ohm meter dan mengukur resistansi antar kaki transistor sebagai berikut.


4. 1. Menguji transistor jenis NPN
Sakelar jangkah pada x100 ,
  • Penyidik hitam pada Basis, Penyidik merah pada Kolektor, jarum harus bergerak ke kanan
  • Penyidik hitam tetap pada Basis, Penyidik merah dipindah ke Emitor, jarum harus bergerak ke kanan lagi. 
  • Penyidik merah dipindah pada Basis dan hitam pada Kolektor, jarum harus tidak bergerak
  • Penyidik merah tetap pada Basis Penyidik hitam dipindah ke Emitor jarum juga harus tidak bergerak. 
Saklar jangkah pada 1 k, 
  • Penyidik hitam ditempel pada kolektor dan merah pada emitor, jarum harus sedikit bergerak ke kanan dan bila dibalik jarum harus tidak bergerak. 
2. Menguji transistor jenis PNP
Sakelar jangkah pada x100
  • Penyidik hitam pada Basis, Penyidik merah pada Kolektor, jarum harus tidak bergerak
  • Penyidik hitam tetap pada Basis, Penyidik merah dipindah ke Emitor, jarum harus tidak bergerak
  • Penyidik merah dipindah pada Basis dan hitam pada Kolektor, jarum harus bergerak
  • Penyidik merah tetap pada Basis Penyidik hitam dipindah ke Emitor harus bergerak. 
Saklar jangkah pada 1 k, 
  • Penyidik hitam ditempel pada kolektor dan merah pada emitor, jarum harus sedikit bergerak ke kanan dan bila dibalik jarum harus tidak bergerak.
Kesimpulan : Apaila salah satu peristiwa/pengujian diatas tidak terjadi, maka kemungkinan transistor rusak, dan dengan cara pengujian diatas kita juga bisa menentukan posisi/letak kaki-kaki tranistor (basis, kolektor dan emitor)

3. Menguji Transistor FET
Penentuan jenis FET dilakukan dengan saklar jangkah pada x100 penyidik hitam pada Source dan merah pada Gate. Bila jarum menyimpang, maka janis FET adalah kanal P dan bila tidak, FET adalah kanal N

Cara Menguji Transistor dengan AVO Meter
Menguji Transistor Jenis FET
Kerusakan FET dapat diamati dengan rangkaian pada gambar diatas. Dengan Mengunakan potensiometer dan dirangkai seperti gambar, Saklar Jangkah diletakkan pada x1k atau x10k, potensio pada minimum, resistansi harus kecil. Bila potensio diputar ke kanan, resistansi harus tak terhingga. Bila peristiwa ini tidak terjadi, maka kemungkinan FET rusak

4. Menguji Transistor UJT 
Cara kerja UJT (Uni Junktion Transistor) adalah seperti switch, UJT kalau masih bisa on off berarti masih baik.
Saklar Jangkah pada 10 VDC dan potensio pada minimum, tegangan harus kecil. Setelah potensio diputar pelan-pelan jarum naik sampai posisi tertentu dan kalau diputar terus jarum tetap disitu. Bila jaum diputar pelan-pelan ke arah minimum lagi, pada suatu posisi tertentu tiba-tiba jarum bergerak ke kiri dan bila putaran potensio diteruskan sampai minimum jarum tetap disitu. Bila peristiwa tersebut terjadi, maka UJT masih baik.

5. 

  a. Cara Menguji Resistor

Walaupun komponen ini tidak memiliki kutub negatif dan positif tetapi dengan multimeter kita akan menguji kualitasnya. Tidak menutup kemungkinan adanya kerusakan yang disebabkan oleh beberapa faktor, salah satu diantaranya karena terbakar/korsleting karena tidak tahan menahan arus yang lebih besar dari nilainya.

Untuk mengujinya dengan multimeter kita boleh membolak-balik kaki resistor ataupun sebaliknya membolak-balik colok (+) dan colok (-).
Langkah-langkah pemeriksaan resistor:
1.      Memutar saklar sampai pada posisi R x Ohm.
2.      Kalibrasi dengan menghubungkan colok (+) dan colok (-). Kemudian memutar penyetel sampai jarum menunjuk pada angka nol (0). Atau putar control adjusment untuk menyesuaikan.
3.      Setelah itu kita hubungkan pencolok (+) pada salah satu kaki resistor, begitu pula colok (-) pada kaki yang lain.
4.      Perhatikan jarum penunjuk. Apakah ia bergerak penuh atau sebaliknya jika bergerak dan tak kembali berarti komponen masih baik. Bila sebaliknya jarum penunjuk skala tidak bergerak berarti resistor rusak.
5.      Komponen resistor yang masih baik juga bisa dinilai dengan sama atau tidak nilai komponen resistor yang tertera pada gelang-gelang warnanya dengan pengukuran melalui multimeter.

b. Cara Menguji Kondensator (capasitor)  

Caranya adalah dengan langkah-langkah berikut di bawah ini:
1)      Mula-mula saklar multimeter diputar ke atas. Tanda panah ke atas tepatnya R x Ohm
2)      Kalibrasi sampai jarum multimeter menunjukkan angka nol tepat saat dua colok (+) dan colok (-) dihubungkan. Putar adjusment untuk menyesuaikan.
3)      Hubungkan colok (-) dengan kaki berkutub negatif kondensator, sedangkan colok (+) dengan kaki positif kondensator. Lihat jarum. Apabila bergerrak dan tidak kembali berarti komponen tersebut masih baik. Jika bergerak dan kembali tetapi tidak seperti posisi semula berarti komponen rusak. Dan apabila jarum tidak bergerak sama sekali dipastikan putus
c.     Cara Menguji Transistor

C. Cara menguji Transistor

Transistor ekivalen dengan dua buah dioda yang digabung, sehingga prinsip pengujian dioda diterapkan pada pengujian transistor. Untuk transistor jenis NPN, pengujian dengan jangkah pada x100, penyidik hitam ditempel pada Basis dan merah pada Kolektor, jarum harus meyimpang ke kanan. Bila penyidik merah dipindah ke Emitor, jarum harus ke kanan lagi.
Kemudian penyidik merah pada Basis dan hitam pada Kolektor, jarum harus tidak menyimpang dan bila penyidik hitam dipindah ke Emitor jarum juga harus tidak menyimpang.
Selanjutnya dengan jangkah pada 1 k penyidik hitam ditempel pada kolektor dan merah, pada emitor, jarum harus sedikit menyimpang ke kanan dan bila dibalik jarum harus tidak menyimpang. Bila salah satu peristiwa tersebut tidak terjadi, maka kemungkinan transistor rusak.
Untuk transitor jenis PNP, pengujian dilakukan dengan penyidik merah pada Basis dan hitam pada Kolektor, jarum harus meyimpang ke kanan. Demikian pula bila penyidik merah dipindah ke Emitor, jarum arus menyimpang ke kanan lagi. Selanjutnya analog dengan pangujian NPN.
Kita dapat menggunakan cara tersebut untuk mengetahui mana Basis, mana Kolektor dan mana Emitor suatu transistor dan juga apakah jenis transistor PNP atau NPN. Beberapa jenis multimeter dilengkapi pula fasilitas pengukur hFE, ialah salah parameter penting suatu transistor.
Dengan circuit seperti pada gambar, dapat diperkirakan bahan transistor. Pengujian cukup dilakukan antara Basis dan Emitor, bila voltage 0.2 V germanium dan bila 0.6 V maka kemungkinan silicon

Kamis, 27 September 2012

KK 1

Menerapkan Teori Kelistrikan

1.  Terangkan tentang Kumparan (Coil)

Kumparan (Coil)

Gambar 43. Kumparan Inti udara dan inti Besi
Gambar 43. Kumparan Inti udara dan inti Besi
Coil adalah suatu gulungan kawat di atas suatu inti. Tergantung pada kebutuhan, yang banyak digunakan pada radio adalah inti udara dan inti ferrite. Coil juga disebut inductor, nilai induktansinya dinyatakan dalam besaran Henry (H).
Dalam pesawat radio, coil digunakan :
  1. Sebagai kumparan redam
  2. Sebagai pengatur frekuensi
  3. Sebagai filter
  4. Sebagai alat kopel (penyambung)
2. Berilah contoh gambar Kumparan  beserta simbolnya 
 
 
 gb.simbol coil
3. Terangkan tentang Transformator (Trafo)


Prinsip Kerja Transformator
Komponen Transformator (trafo)
Transformator (trafo) adalah alat yang digunakan untuk menaikkan atau menurunkan tegangan bolak-balik (AC). Transformator terdiri dari 3 komponen pokok yaitu: kumparan pertama (primer) yang bertindak sebagai input, kumparan kedua (skunder) yang bertindak sebagai output, dan inti besi yang berfungsi untuk memperkuat medan magnet yang dihasilkan.

Bagian-Bagian Transformator

Contoh Transformator                    Lambang Transformator
Prinsip Kerja Transformator
Prinsip kerja dari sebuah transformator adalah sebagai berikut. Ketika Kumparan primer dihubungkan dengan sumber tegangan bolak-balik, perubahan arus listrik pada kumparan primer menimbulkan medan magnet yang berubah. Medan magnet yang berubah diperkuat oleh adanya inti besi dan dihantarkan inti besi ke kumparan sekunder, sehingga pada ujung-ujung kumparan sekunder akan timbul ggl induksi. Efek ini dinamakan induktansi timbal-balik (mutual inductance).
Pada skema transformator di samping, ketika arus listrik dari sumber tegangan yang mengalir pada kumparan primer berbalik arah (berubah polaritasnya) medan magnet yang dihasilkan akan berubah arah sehingga arus listrik yang dihasilkan pada kumparan sekunder akan berubah polaritasnya.



Hubungan antara tegangan primer, jumlah lilitan primer, tegangan sekunder, dan jumlah lilitan sekunder, dapat dinyatakan dalam persamaan:




Vp = tegangan primer (volt)
Vs = tegangan sekunder (volt)
Np = jumlah lilitan primer
Ns = jumlah lilitan sekunder
Simbol Transformator
Berdasarkan perbandingan antara jumlah lilitan primer dan jumlah lilitan skunder transformator ada dua jenis yaitu:
  1. Transformator step up yaitu transformator yang mengubah tegangan bolak-balik rendah menjadi tinggi, transformator ini mempunyai jumlah lilitan kumparan sekunder lebih banyak daripada jumlah lilitan primer (Ns > Np).
  2. Transformator step down yaitu transformator yang mengubah tegangan bolak-balik tinggi menjadi rendah, transformator ini mempunyai jumlah lilitan kumparan primer lebih banyak daripada jumlah lilitan sekunder (Np > Ns).
Pada transformator (trafo) besarnya tegangan yang dikeluarkan oleh kumparan sekunder adalah:
  1. Sebanding dengan banyaknya lilitan sekunder (Vs ~ Ns).
  2. Sebanding dengan besarnya tegangan primer ( VS ~ VP).
  3. Berbanding terbalik dengan banyaknya lilitan primer,
Sehingga dapat dituliskan:
Penggunaan Transformator
Transformator (trafo) digunakan pada peralatan listrik terutama yang memerlukan perubahan atau penyesuaian besarnya tegangan bolak-balik. Misal radio memerlukan tegangan 12 volt padahal listrik dari PLN 220 volt, maka diperlukan transformator untuk mengubah tegangan listrik bolak-balik 220 volt menjadi tegangan listrik bolak-balik 12 volt. Contoh alat listrik yang memerlukan transformator adalah: TV, komputer, mesin foto kopi, gardu listrik dan sebagainya.
 
4.  Berilan contoh gambar trafo dan simbol elektronikanya
                                                                               gb. trafo

gb. simbol trafo
5. Terangkan tentang Integrated Circuit


Posted by MohDuro On 19 Agustus, 2012
Pengertian Integrated Circuit / IC | Integrated Circuit atau biasa disebut dengan IC adalah suatu rangkaian elektronik yang dikemas menjadi satu kemasan yang kecil. Atau beberapa rangkaian yang besar yang diintegrasikan menjadi satu dan dikemas dalam kemasan yang kecil.

Satu IC yang kecil dapat memuat ratusan bahkan ribuan komponen Elektronika. Bentuk IC bisa bermacam-macam, ada yang berkaki 3 misalnya LM7805, ada yang persis seperti transistor dan ada pula yang berkaki banyak contohnya LM741 atau seperti pada peralatan modern saat ini handphone, tablet, Personal Computer (PC) yang memiliki kaki sampai ratusan dan lainnya.

Pengertian Integrated Circuit (IC)
Bentuk IC seperti Transistor
Bentuk IC bermacam selain seperti gambar diatas ada juga yang menyerupai sisir (single in line)
Pengertian Integrated Circuit (IC)
Bentuk IC single in line
Bentuk Integrated Circuit (IC) lain adalah segi empat dengan kaki-kaki berada pada ke empat sisinya, dan  IC berbentuk dual in line (DIL)  kakinya hanya berada pada kedua sisi.
Pengertian Integrated Circuit (IC)
IC DIL & Kaki IC berada pada keempat sisinya
Cara membaca nomor urut kaki IC : Integrated Circuit (IC) yang berbentuk bulat dan dual in line, kaki-kakinya diberi bernomor urut dengan urutan sesuai arah jarum jam, kaki nomor SATU selalu diberi tanda titik (bulatan kecil). Setiap IC ditandai dengan nomor type, nomor type ini biasanya menunjukkan jenis IC, jadi bila nomornya sama maka IC tersebut sama fungsinya. Kode lain menunjukkan pabrik pembuatnya, misalnya operational amplifier type 741 dapat muncul dengan tanda uA741, LM741, MC741, RM741, SN72741 dan sebagainya. Semoga Bermanfaat !! 
6. Berilah contoh gambar dan simbol elektronikanya
                                                                                                        gb. integrated circuit

gb. simbol ic
7. Apa yang dimaksud dengan bit, byte, nibble
 Bit
Bit merujuk pada sebuah digit dalam sistem angka biner (basis 2). Sebagai contoh, angka 1001011 memiliki panjang 7 bit. Digit biner hampir selalu digunakan sebagai satuan terkecil dalam penyimpanan dan komunikasi informasi di dalam teori komputasi dan informasi digital. Teori informasi juga sering menggunakan digit natural, disebut nit atau nat. Sementara, komputasi kuantum menggunakan satuan qubit, sebuah potongan informasi dengan kemungkinan informasi tersebut bernilai benar.
Bit juga digunakan sebagai satuan ukuran, yaitu kapasitas informasi dari sebuah digit biner. Lambang yang digunakan adalah bit, dan kadang-kadang (secara tidak resmi) b (contohnya, modem dengan kecepatan 56 kbps atau 56 kilo bit per second/detik). Satuan ini dikenal juga sebagai shannon, dengan lambang Sh.



Claude E. Shannon pertama kali menggunakan kata bit dalam sebuah karya ilmiah pada tahun 1948. Ia menjelaskan bahwa kata tersebut berasal dari John W. Tukey, yang pada tanggal 9 Januari 1947 menulis sebuah memo kepada Bell Labs. Di dalam memo tersebut, beliau memendekkan kata "binary digit" (digit biner) menjadi "bit".
Bit bekerja seperti saklar lampu, dalam arti sebuah bit bisa "menyala" atau "mati". Sebuah bit dapat bernilai "satu" atau "nol", "benar" atau "salah". Bit juga dapat memuat informasi untuk membedakan dua hal yang bertentangan satu sama lain. Sebagai contoh, sebuah bit dapat menandakan apakah seseorang adalah "warga negara Indonesia". Bit tersebut bernilai "benar" apabila orang tersebut adalah "warga negara Indonesia", dan bernilai "salah" apabila tidak.


Satuan

Bit, sebagai sebuah satuan, adalah jumlah informasi yang dapat dibawa oleh dua pilihan yang mempunyai kemungkinan yang sama. Bit melambangkan kapasitas dari sebuah digit biner. Satu bit sama dengan 0.693 nat (ln(2)), atau 0.301 hartley (log10(2)).
Bit lebih menekankan pada penyimpanan data sebagai digit biner, dan biasa digunakan ketika membicarakan tentang kapasitas data. Shannon, walaupun mempunyai arti yang sama dengan bit, lebih mekekankan pada jumlah informasi yang dikandung.


Singkatan/lambang

Sampai saat ini, belum ada persetujuan atas lambang resmi yang dapat digunakan untuk bit dan byte. Patokan yang sering dikutip, IEC 60027 oleh International Electrotechnical Commission, menetapkan bahwa "bit" adalah lambang untuk satuan bit, sebagai contoh "kbit" untuk merujuk pada kilobit. Akan tetapi, patokan tersebut tidak menetapkan lambang apa yang dapat digunakan untuk byte.
Patokan lain yang juga sering dikutip, IEEE 1541 oleh Institute of Electrical and Electronics Engineers menetapkan "b" sebagai lambang untuk bit, dan "B" untuk byte. Konvensi ini banyak dipakai dalam ilmu komputer, tetapi belum diterima secara internasional, karena beberapa halangan berikut:


  • kedua simbol ini sudah dipakai untuk satuan lain: "b" untuk barn dan "B" untuk bel;
  • "bit" adalah singkatan dari "binary digit", jadi tidak ada alasan untuk menyingkatnya lagi;
  • biasanya lambang untuk sebuah satuan hanya menggunakan huruf besar jika satuan tersebut dinamakan untuk menghormati seseorang;
  • istilah byte tidak digunakan di negara-negara berbahasa Perancis, negara-negara ini menggunakan istilah octet (lambang: "o"), sehingga sulit untuk membuat persetujuan secara internasional;
Satuan bel jarang digunakan sendirian, karena biasanya bel digunakan dalah bentuk decibel, atau "dB". Jadi, kemungkinan konflik antara "B" untuk byte dan bel sangatlah rendah, walaupun kedua satuan ini sering digunakan dalam satu bidang, sebagai contoh dalam telekomunikasi.

byte

Byte adalah sebuah kumpulan bit. Saat pertama kali digunakan, byte mempunya panjang yang tidak tetap. Sekarang, byte umumnya mempunyai panjang sebesar delapan bit. Byte yang mempunyai panjang delapan bit juga dikenal sebagai octet. Sebuah byte bisa mempunyai 256 nilai yang berbeda (28 nilai, 0–255). Nilai sebesar empat bit disebut juga nibble, dan bisa mempunyai 16 nilai yang berbeda (24 nilai, 0–15).
"Word" adalah sebuah istilah untuk kumpulan bit yang lebih besar. Tetapi, jumlah bit yang digunakan dalam sebuah word juga tidak tetap. Besar sebuah word ditetapkan oleh besarnya register dalam CPU komputer. Dalam arsitektur IA-32, sebuah "word" mempunyai besar 16 bit, dan double word atau dword mempunyai besar 32 bit. Dalam arsitektur lainnya, word mempunyai besar 8, 32, 64, 80 bit dan lain-lain.

Istilah untuk jumlah bit yang lebih besar dapat dibentuk dengan menggunakan imbuhan yang standar, sebagai contoh kilobit (kbit, Kb, atau ribu bit), megabit (Mbit, Mb, atau juta bit), gigabit (Gbit, Gb, atau milyar bit), dan terabit (Tbit, Tb, atau trilyun bit). Kerancuan masih sering terjadi dalam penggunaan satuan-satuan ini dan singkatannya.

Beberapa instruksi komputer (seperti xor) bekerja dengan memanipulasi bit secara langsung.

Kecepatan transfer data dalam telekomunikasi atau jaringan komputer biasanya menggunakan istilah bit per detik (bit per second atau bps), dan dalam satuan yang lebih modern digunakan satuan kilobit per detik (kilobit per second atau kbps), contohnya koneksi Internet (TelkomNet Instan = 56 Kbps, dan Speedy = 384 Kbps), dan yang lebih canggih lagi adalah megabit per detik (megabit per second atau Mbps), koneksi berkecepatan ini misalnya koneksi LAN (kecepatan 10 Mbps/100 Mbps).


Konversi Bit

  • 1 byte = 8 bit
  • 1 kilobyte = 1.024 byte
  • 1 megabyte = 1.024 kilobyte
  • 1 gigabyte = 1.024 megabyte
  • 1 terabyte = 1.024 gigabyte
  • 1 exabyte = 1.024 terabyte
Sesungguhnya, satuan bit itu bukan per seribu, namun tepatnya per seribu dua puluh empat (1024). Untuk pembulatan, biasa digunakan 1000.

nibble 


 Dalam komputasi , menggigit (sering nybble atau bahkan nyble untuk mencocokkan vokal daribyte ) adalah empat- bit agregasi, [1] atau setengah oktet . Sebagai menggigit mengandung 4 bit, ada kemungkinan nilai enam belas (2 4), sehingga menggigit sesuai dengan satu heksadesimaldigit (dengan demikian, sering disebut sebagai " digit hex "atau" hexit ")
.
Sebuah full byte (oktet) diwakili oleh dua digit heksadesimal, karena itu, adalah umum untuk menampilkan byte informasi sebagai dua camilan. Menggigit ini sering disebut "semioctet" atau "kuartet" dalam jaringan atau telekomunikasi konteks. [ rujukan? ] Terkadang himpunan semua 256nilai byte direpresentasikan sebagai tabel 16 , 16 × yang memberikan kode heksadesimal mudah dibaca untuk setiap nilai.

Isi 

 [hide] 
  • 1 Sejarah
  • 2 Daftar camilan
  • 3 Contoh
  • 4 Mengekstrak menggigit dari byte
  • 5 Lihat juga
  • 6 Referensi
  • 7 Pranala luar

[ sunting ]Sejarah

Salah satu penggunaan tercatat awal istilah "nybble" pada tahun 1977 dalam kelompok teknologi konsumen-perbankan di Citibank yang menciptakan pra- ISO 8583 standar untuk pesan transaksional, antara mesin kas dan Citibank pusat data, di mana Nabble yang merupakan informasi dasar unit.
The "menggigit" Istilah berasal dari fakta bahwa "byte" istilah adalah homophone dari bahasa Inggris "gigitan" kata. Menggigit adalah gigitan kecil, yang dalam konteks ini diartikan sebagai "setengah gigitan". The ejaan alternatif "nybble" sejajar dengan ejaan "byte", seperti yang tercantum dalam editorial di Kilobaud dan Byte pada awal tahun 1980. [ rujukan? ]
Menggigit ini digunakan untuk menggambarkan jumlah memori yang digunakan untuk menyimpan digit dari nomor yang tersimpan dalam format desimal dikemas dalam sebuah mainframe IBM. Teknik ini digunakan untuk membuat perhitungan lebih cepat dan lebih mudah debugging. Sebuah byte 8-bit terbelah dua dan masing-masing menggigit digunakan untuk menyimpan satu digit. Menggigit terakhir dari variabel yang disediakan untuk tanda. Dengan demikian variabel yang dapat menyimpan hingga sembilan digit akan "dikemas" dalam 5 byte. Kemudahan debugging dihasilkan dari angka yang dibaca dalam hex dump di mana dua hex angka yang digunakan untuk mewakili nilai byte, sebagai 16 × 16 = 2 8.
Secara historis, ada kasus di mana istilah "nybble" digunakan untuk satu set bit kurang dari 8, tetapi belum tentu 4. Dalam garis mikro Apple II , banyak dari kontrol disk drive yang diimplementasikan dalam perangkat lunak. Menulis data ke disk dilakukan dengan mengubah halaman 256-byte ke set 5-bit atau, kemudian, 6-bit camilan, loading data dari disk yang diperlukan sebaliknya. Perhatikan bahwa byte panjang juga memiliki ambiguitas ini, pada satu waktu, byte berarti satu set bit tetapi tidak harus 8. Saat ini, istilah "byte" dan "menggigit" pada umumnya mengacu pada 8 - dan 4-bit koleksi, masing-masing, dan tidak sering digunakan untuk ukuran lainnya.Istilah "semi-menggigit" digunakan untuk merujuk pada koleksi 2-bit, atau setengah menggigit.

Daftar camilan

Enam belas camilan dan setara dalam sistem angka lainnya:













0 hex=0Desember=0Oktober
0000

1 hex=1Desember=1Oktober
0001

2 hex=2Desember=2Oktober
0010

3 hex=3Desember=3Oktober
0011













4 hex=4Desember=4Oktober
0100

5 hex=5Desember=5Oktober
0101

6 hex=6Desember=6Oktober
0110

7 hex=7Desember=7 Okt
0111













8 hex=8Desember=10Oktober
1000

9 hex=9Desember=11Oktober
1001

Hex A=10Desember=12Oktober
1010

B hex=11Desember=13Oktober
1011













C hex=12Desember=14 oct
1100

D hex=13Desember=15Oktober
1101

E hex=14Desember=16Oktober
1110

F hex=15Desember=17Oktober
1111












[ sunting ]Contoh

(Biner ke Heksadesimal)
0100 0010 = 42
0010 0000 1001 = 209
0001 0100 1001 = 149
0011 1001 0110 = 396
0001 0000 0001 = 101
0011 0101 0100 = 354
0001 0110 0100 = 164

[ sunting ]Mengekstrak menggigit dari byte

Dalam bahasa pemrograman C :
 # Define HI_NIBBLE (b) (((b) >> 4) & 0x0F)
 # Define LO_NIBBLE (b) ((b) & 0x0F) 
dimana b harus menjadi variabel atau konstan tipe data integer. (Tentu saja, jika b lebih dari byte lebar, hanya satu dari byte akan dipertimbangkan).
Misalnya, HI_NIBBLE(0xAB)==0xA dan LO_NIBBLE(0xAB)==0xB .
Dalam Common Lisp :
 (Defun hi-menggigit (b)
   (Ldb (byte 4 4) b))
 (Defun lo-gigit (b)
   (Ldb (byte 4 0) b))

8. Apa yang dimaksud dengan kilobyte, kilobyte per detik, kilobit dan kilobits per detik(kpps)
 KB, MB, GB, Kbps, Mbps, MHz, GHz,... %-(

Processor Intel Core 2 Duo 2,2 GHz FSB 1033MHz
Ram 2GB DDR2
Harddisk 250GB
Modem 56Kbps
...

Apakah Anda sering membaca berbagai angka dan huruf "ajaib" itu setiap kali hendak membeli komputer? Para salesman komputer selalu menonjolkan angka dan satuan tersebut sebagai kelebihan produk mereka, padahal seringkali orang awam dibingungkan oleh berbagai istilah komputer. Salah satunya adalah satuan bit, byte dan Hertz. Berikut penjelasan singkatnya.



Bit (b) adalah satuan bilangan biner, hanya bisa berisi angka 1 (satu) atau 0 (nol), tidak ada lainnya. Jadi "1001" adalah bilangan 4 bit, "10100010" adalah bilangan 8 bit.
Byte (B) adalah satuan sebuah karakter, bisa berupa angka, huruf atau simbol lainnya. 1 Byte dilambangkan dengan bilangan biner 8 bit. Jadi 1 byte = 8 bit. Byte dapat berisi angka, huruf, tanda baca atau karakter khusus. Ada 256 macam karakter yang mungkin, yang diatur dalam tabel ASCII. Misalkan huruf A adalah '01000001', Z adalah '01011010'
Hertz (Hz) adalah satuan frekuensi, atau banyaknya sesuatu terjadi dalam satu detik. Gelombang diukur dalam Hertz, sehingga 50 Hz berarti gelombang tadi mengalami 50 siklus naik dan turun dalam 1 detik.
Dalam komputer, kecepatan sebuah prosesor menjalankan instruksi juga dihitung dalam Hertz, sehingga 100 Hz berarti prosesor itu mampu menjalankan 100 instruksi dalam 1 detik.

Lalu untuk angka yang sangat besar, dipakai awalan untuk melambangkan ribuan, jutaan, milyaran, dst. karena tidak praktis untuk menuliskan begitu banyak nol.
1 K (Kilo) = 1.000 x
1 M (Mega) = 1.000.000x
1 G (Giga) = 1.000.000.000x
Namun khusus untuk satuan bit dan byte, terkadang dipakai 1 K = 2 pangkat 10 = 1.024, bukan 1.000. Ini memang agak membingungkan karena berbagai pihak seringkali memakai standar yang berbeda untuk hal yang sama.
1 K (Kilo) = 1.024 x
1 M (Mega) = 1.024 x 1.024 = 1.048.576x
1 G (Giga) = 1.024 x 1.024 x 1.024 = 1.073.741.824x

Jadi sebuah prosesor 2,2 GHz (GigaHertz) berarti prosesor itu mampu menjalankan 2.200.000.000 (dua milyar dua ratus juta) instruksi dalam satu detiknya, dan sebuah file 315 KB berarti berisi 332.800 (315 x 1.024) byte atau karakter.

Kapasitas memori (RAM) dan kapasitas harddisk menggunakan satuan yang sama, yaitu MB (MegaByte) atau GB (GigaByte) meskipun keduanya menjalankan fungsi yang berbeda. Ini dikarenakan "benda" yang mereka simpan adalah sama, yaitu data. Bedanya memori hanya menyimpan sementara untuk segera diproses oleh prosesor dan akan hilang jika aliran listrik dimatikan, sedangkan harddisk menyimpan secara (relatif) permanen.

Sebuah fenomena yang cukup unik selalu terjadi dalam pengukuran kapasitas harddisk, dimana produsen memakai 1 GB = 1.000.000.000 B sementara sistem komputer menghitung 1 GB sebagai 1.073.741.824 B. Akibatnya kapasitas menurut komputer selalu lebih kecil dari kapasitas yang tertera. Misalkan pada sebuah harddisk 80GB, kapasitas penyimpanannya adalah 80 x 1.000.000.000 = 80.000.000.000 byte, sedang komputer akan menganggapnya = 80.000.000.000 / 1.073.741.824 = 74,505 GB.
Jadi jangan heran jika kita menjumlahkan semua kapasitas partisi sebuah harddisk, jumlah yang muncul lebih kecil dari kapasitas yang disebutkan dalam brosur penjualan.
(Bahkan seolah belum cukup membingungkan, kapasitas disket dan beberapa merk flashdisk diukur dengan 1MB = 1.024.000 B, sehingga 1GB adalah 1.024.000.000 B)

Lalu untuk kecepatan koneksi (jaringan LAN, internet, dsb), seringkali dipakai satuan bit per second atau bps (dengan cara ini angka kecepatan menjadi seolah-olah lebih besar dibanding jika dipakai satuan Byte per second atau Bps). Jika koneksi internet Anda berkecepatan 386 Kbps (huruf b kecil berarti bit) berarti koneksi itu maksimal dapat "mengalirkan" 395.264 bit (bilangan nol dan satu) tiap detiknya ke komputer Anda. Karena 1 byte = 8 bit, maka 386 Kbps = 48,25 KBps (perhatikan huruf B besar yang melambangkan Byte) atau 49.408 karakter per detik.
Mendownload sebuah file 315KB dengan koneksi itu akan memakan waktu 6,735 detik (waktu download sebenarnya akan sedikit lebih lama karena adanya header paket data dan kecepatan itu adalah kecepatan maksimal, bukan kecepatan aktual).
9. Apa yang dimaksud dengan hertz (Hz), megahertz dan gigahertz
   hertz
  • Berasal dai penemuan seorang ahli fisika Jerman (Heinrich Rudolf) yang menemukan satuan pengukuran untuk frekuensi radio dan listrik.
  • Satu Hertz (1 Hz) berarti satu putaran gelombang radio per detik.
megahertz
  • Satu Megahertz berarti satu juta putaran tiap detik.
  • Kecepatan 1 MHz bagi processor akan terasa amat sangat lambat.
  • Kecepatan processor diukur berdasarkan kemampuannya melakukan kalkulasi dalam sedetik.
gigahertz
  • Satu gigahertz sama dengan 1.000 megahertz (MHz) atau 1,000,000,000 Hz. Hal ini biasanya digunakan untuk mengukur kecepatan pemrosesan komputer. Selama bertahun-tahun, komputer kecepatan CPU diukur dalam megahertz, tetapi setelah komputer pribadi gerhana tanda 1.000 Mhz sekitar tahun 2000, gigahertz menjadi unit pengukuran standar. Setelah semua, lebih mudah untuk mengatakan “2.4 GHz” daripada “2.400 Megahertz.”
  • Sementara gigahertz ini paling sering digunakan untuk mengukur kecepatan prosesor, hal ini juga dapat mengukur kecepatan bagian lain dari komputer, seperti RAM dan cache belakang. Kecepatan komponen ini, bersama dengan bagian lain dari komputer, juga mempengaruhi kinerja keseluruhan komputer. Karena itu, ketika membandingkan komputer, mengingat jumlah gigahertz bukan satu-satunya hal yang penting.                                             


1.      Bit (Binary digit, angka biner)
  • Bit merupakan satuan data terkecil.
  • Nilainya Cuma 1 dan 0.
  • Bit mempunyai makna apabila tidak berdiri sendiri, dalam hal ini bit akan bermakna ketika terdiri dari beberapa bit.
  • Dalam perhitungan biner ada sejumlah ystemr yang dipakai, yaitu ystem 8 bit, 16 bit, 32 bit, 64 bit dan seterusnya.
2.      Byte
  • Byte terbentuk dari kumpulan dari 8 bit.
  • Sebuah byte mewakili angka decimal 0 – 255.
  • Byte juga digunakan dalam symbol ASCII (American Standart Code for Information).
3.      Kilobyte
  • Satu kilobyte bukan berarti 1000 byte, tetapi nilai dari 1 kilobyte = 1.024 byte.
  • Untuk mudahnya, diperbolehkan memperkirakan satu kilobyte sama dengan 1.000 karakter.
4.      Megabyte (MB)
  • 1 MB sama dengan 1.048.576 byte.
  • Memory komputer pada umumnya diukur dalam satuan megabyte.
5.      Gigabyte
  • 1 gigabyte sama dengan 1.024 MB.
  • Satuan ini biasanya digunakan pada penyimpanan data yang besar seperti hardisk atau jenis flasdisk yang berkapasitas lebih dari seribu megabyte.
6.      Terabyte
  • 1 terabyte sama dengan 1.024 Gb.
  • Untuk saat ini terabyte merupakan satuan terbesar dalam alat penyimpanan data.
7.      Kilobit
  • Satuan ini tidaklah sama denga satuan kilobyte.
  • Kilobit (Kb) merupakan satuan ukuran kecepatan transfer data komputer.
  • Satu kilobit sama dengan 1000 bit.
8.      Megabit
  • Megabit merupakan kelipatan dari satuan bit untuk informasi digital atau penyimpanan kommputer.
  • 1 megabit = 106 bits = 1000 kilobit.
  • Satuan megabit memiliki symbol unit Mbit atau Mb.
  • Menggunakan ukuran byte umum dari 8 bit.
  • Satu Mbit = 125 kilobyte (kB) atau sekitar 122 kibibytes (KIB).
9.      Hertz (Hz)
  • Berasal dai penemuan seorang ahli fisika Jerman (Heinrich Rudolf) yang menemukan satuan pengukuran untuk frekuensi radio dan listrik.
  • Satu Hertz (1 Hz) berarti satu putaran gelombang radio per detik.
10.  Megahertz
  • Satu Megahertz berarti satu juta putaran tiap detik.
  • Kecepatan 1 MHz bagi processor akan terasa amat sangat lambat.
  • Kecepatan processor diukur berdasarkan kemampuannya melakukan kalkulasi dalam sedetik.
 11. Gigahertz
  • Satu gigahertz sama dengan 1.000 megahertz (MHz) atau 1,000,000,000 Hz. Hal ini biasanya digunakan untuk mengukur kecepatan pemrosesan komputer. Selama bertahun-tahun, komputer kecepatan CPU diukur dalam megahertz, tetapi setelah komputer pribadi gerhana tanda 1.000 Mhz sekitar tahun 2000, gigahertz menjadi unit pengukuran standar. Setelah semua, lebih mudah untuk mengatakan “2.4 GHz” daripada “2.400 Megahertz.”
  • Sementara gigahertz ini paling sering digunakan untuk mengukur kecepatan prosesor, hal ini juga dapat mengukur kecepatan bagian lain dari komputer, seperti RAM dan cache belakang. Kecepatan komponen ini, bersama dengan bagian lain dari komputer, juga mempengaruhi kinerja keseluruhan komputer. Karena itu, ketika membandingkan komputer, mengingat jumlah gigahertz bukan satu-satunya hal yang penting
  •